Monday, March 28, 2011

Tips Mempertahankan Pernikahan di Tengah Konflik


Marriage-Problems
TAK ada gading yang tak retak. Begitu juga dengan pasangan kita, utamanya dalam ikatan pernikahan, masalah selalu saja datang. Anda memang tak dapat menghindari masalah, tapi jangan sampai akhirnya merusak pernikahan Anda.

Ingatlah untuk selalu memegang janji yang Anda telah buat untuk tetap bersama di saat suka dan duka. Beberapa cara berikut dapat Anda gunakan untuk menangani permasalahan dalam pernikahan Anda.
1. Bersikap tenang dan berpikir logis
Kemarahan dapat menguasai diri Anda, maka kendalikan diri Anda untuk tetap tenang. Cara tercepatnya, tarik nafas dalam-dalam dan carilah tempat yang tenang. Jangan sekali-kali mencoba membahas permasalahan, kecuali Anda dan pasangan telah menenangkan diri dan siap membahasnya.
2. Selesaikan sebelum masalah membesar
Secepat mungkin diskusikan masalah yang terjadi, jangan dibiarkan sampai bertambah besar. Usahakan untuk membahasnya di rumah, bukan di ruang publik atau di depan anak-anak. Hati-hati, karena bertengkar di depan anak dapat mempengaruhi perkembangan psikologis si kecil nantinya.
Mulailah dengan menyatakan opini Anda mengenai situasi yang terjadi, lalu dengarkan baik-baik apa yang dirasakan pasangan. Berikan waktu untuk Anda dan pasangan untuk mengeluarkan semua perasaan.
3. Jadilah pendengar yang baik
Menutup telinga dan menuduhkan semua kesalahan pada pasangan, memang mudah. Namun hanya akan membuat permasalahan menjadi berlarut-larut.
Cobalah untuk mendengar dan menghormati pendapat si dia. Berpikirlah dengan sudut pandangnya agar Anda mengerti apa yang sebenarnya dirasakan pasangan.
4. Belajar berkompromi
Jangan jadikan konflik dalam rumah tangga sebagai ajang adu debat untuk memenangkan suatu kasus. Mengalah dan mencari "win-win solution" menjadi cara terbaik untuk memperoleh jalan keluar.
5. Jaga nada suara
Bagaimanapun rumitnya masalah yang Anda hadapi, usahakan untuk tetap menjaga nada suara Anda. Bila pasangan mulai berteriak, mintalah dia untuk menurunkan nada suaranya. Jangan malah berteriak balik kepadanya.
6. Renungkan
Renungkanlah dalam-dalam, apakah masalah ini lebih penting daripada perkawinan Anda? Apakah sepadan jika kenangan yang telah dimiliki bersama pasangan kemudian digantikan dengan konflik tanpa ujung?
7. Buat daftar solusi
Carilah solusi terbaik bersama-sama. Tuliskan semua hal yang dapat Anda dan pasangan lakukan untuk menyelesaikan masalah. Bila ada solusi yang berbeda jelaskan perlahan alasan Anda memilih cara tersebut.
8. Tunjukkan apresiasi
Setelah Anda berdiskusi untuk memilih jalan keluar terbaik, tunjukkan rasa terima kasih Anda pada pasangan. Dengan begitu, Anda menghargai usahanya untuk menyelesaikan masalah dan mempertahankan hubungan pernikahan.
dari Berbagai Sumber

No comments:

Post a Comment