Wednesday, March 30, 2011

Berlian Obat Baru untuk Kanker

 Berlian Obat Baru untuk Kanker
ANDA pernah mendengar bahwa permata merupakan sahabat terbaik perempuan. Namun di balik indahnya permata, ternyata benda tersebut bisa menyembuhkan kanker. 

Peneliti dari Universitas Northwestern di Evanston, Illionis telah menemukan kombinasi obat kemoterapi dengan partikel karbon bernama nanodiamonds. Temuan itu bisa menjadi solusi bagi pengobatan kanker. 

Hasil temuan uini dinilai menjanjikan. Sebab obat antikanker yang standar biasanya menemui kegagalan hingga 90%, dalam pengobatan kanker ganas. 

Nanodiamonds adalah partikel berbasis karbon berdiameter antara 2 dan 8 nanometer dengan struktur oktahedral terpotong. Partikel ini tidak beracun, dan tidak menyebabkan peradangan serta murah bila diproduksi dalam jumlah besar. 

Pemimpin peneliti Dean Ho dan rekan-rekannya menguji teknik ini pada tikus dengan kanker hati dan payudara. Mereka memberikan obat antikanker doxorubicin dan nanodiamonds. 

Pada kelompok tikus pertama diberikan kombinasi obat doxorubicin-nanodiamond dan kelompok lain hanya dengan obat tanpa nanodiamonds. Ditemukan, efektivitas doxorubicin pada tikus 10 kali lebih tinggi pada tikus yang diberikan nanodiamond jika dibandingkan dengan dengan tikus yang hanya diberi doxorubicin. 

Dari hasil riset itu ditemukan juga bahwa nanodiamond-doxirubicin secara signifikan, mampu mengurangi ukuran tumor pada tikus dan meningkatkan ketahanan hidup. 

Ho mengatakan kelebihan nanodiamonds ini karena bahan kimia pada permukaannya. Menurutnya permukaan berlian ini memiliki sifat yang berbeda, seperti muatan listrik sehingg obat bisa melekat pada satu permukaan netral. Hasil studi ini telah dipublikasikan pada minggu ini di jurnal Science Translational Medicine1 Maret yang lalu

No comments:

Post a Comment