Showing posts with label Sex. Show all posts
Showing posts with label Sex. Show all posts

Saturday, June 4, 2011

10 Penyebab Anjloknya Libido Wanita


Terapis seks dan pengarang bukuSex Matters®, Louanne Cole Weston, PhD, memaparkan 10 alasan atau penyebab yang paling sering dialami wanita, istri atau kekasih Anda ketika mereka menjadi tidak bergairah atau menolak berhubungan intim :

1. Stres. Beragam tekanan akibat pekerjaan, masalah keuangan , pendidikan, stres, keluarga, dan problem lain dalam kehidupan jelas berpengaruh. Ketika stres meningkat, kebanyakan wanita justru tidak memilih seks sebagai solusi untuk meredakannya.

2. Konsumsi obat antidepresan. Tidak setiap wanita akan menurun gairahnya, tetapi sebagian besar justru mengalaminya.

3. Menyusui. Bila istri sedang masa menyusui, kandungan prolaktin (hormon yang memicu produksi ASI) bisa mengurangi dorongan seksual.

4. Kurang tidur. Bagi sebagian besar wanita, tidur ternyata lebih utama daripada seks ketika sebelum menjalin hubungan dengan pria.

5. Penggunaan alat kontrasepsi. Beberapa wanita akan mengalami penurunan dorongan atau hasrat seksual akibat konsumi pil (atau jenis pengobatan hormonal lainnya untuk mengendalikan kehamilan seperti patch, ring, atau suntikan).

6. Pertengkaran dengan pasangan. Setiap hubungan atau relasi tentu saja akan berhadapan dengan tantangan baik berupa konflik atau pun keinginan. Hal ini akan mempengaruhi hasrat bercinta seorang wanita.

7. Rendahnya kadar hormon testosteron. Hormon testosteron juga terdapat pada tubuh wanita dan kadarnya secara total dalam aliran darah ikut menentukan fungsi seksual para wanita. Mengukur kadar testosteron dalam tubuh juga penting untuk untuk mengungkap kemungkinan fisiologis penyebab rendahnya dorongan seks wanita.

8. Tinggnya hormon SHBG. Wanita yang memiilki SHBG (sex hormone binding globulin) dalam jumlah tinggi biasanya tidak bergairah untuk melakukan hubungan intim. SHBG merupakan protein yang membalut testosteron dan membuatnya menjadi tidak tersedia bagi kebutuhan–kebutuhan tubuh wanita. Inilah yang akan menurunkan libido wanita.

9. Kekhawatiran/kecemasan dalam keintiman. Ketidakmampuan untuk mengendalikan tingkat keintiman yang muncul dan dipelihara dalam sebuah hubungan adalah alasan yang sering timbul dari menurunnya dorongan seksual pasangan. Kecemasan biasanya timbul karena wanita pernah mendapat pengalaman buruh di masa lampau.

10. Penampilan/ bentuk tubuh. Wanita yang melihat atau menganggap diri tidak menarik baik bagi pasangan ataupun dirinya sendiri bisa kehilangan confidence yang berujung pada menurunnya gairah.

Sumber :kompas.com

Saturday, May 28, 2011

Ciri - ciri Orgasme Wanita

Setiap wanita memiliki reaksi yang berbeda saat mencapai orgasme, dan tidak ada indikator atau petunjuk pasti bagaimana mengetahui apakah kita sudah mencapai orgasme atau belum. Untuk memperdalam lebih jauh, berikut beberapa petunjuk untuk mengenali bahasa tubuh saat mencapai puncak:

1. Tubuh akan terasa lebih tegang saat orgasme terjadi. Mungkin saat diajak bicara, kita hanya bisa diam. Nafas yang tak beraturan dan gerakan yang semakin liar, adalah pertanda awal menuju orgasme. Pada saat itu, vagina akan terasa mengembang dan mengerut. Meski tidak dapat dirasakan, biasanya pelumas dalam vagina akan meningkat.

2. Saat mulai orgasme, vagina akan mengalami kontraksi kecil. Saat permulaan orgasme, Anda mungkin akan merasa seperti mengalami gempa dahsyat. Tanpa sadar Anda akan bersuara dan melenguh, serta membuat gerakan tak beraturan. Tapi ada juga yang saat orgasme hanya diam, tidak membuat gerakan sama sekali.

3. Banyak anggapan, kerasnya puting payudara adalah tanda orgasme wanita. Tapi anggapan tersebut salah, sebab itu adalah pertanda seorang wanita bereaksi terhadap rangsangan atau reaksi tubuh terhadap atmosfir sekitar.

4. Beberapa wanita, saat ejakulasi akan mengeluarkan cairan dari saluran kemih yang terbuka sebagai reaksi terjadinya orgasme. Tapi bisa juga tak terjadi pada sebagian wanita. Cairan ejakulasi yang keluar dari saluran kemih ini, bukan urin. Bukan pula dari cairan vagina karena tidak licin. Keluarnya cairan ini, pertanda Anda telah mengalami orgasme.

5. Ada kemungkinan seorang wanita mencapai orgasme beberapa kali, selama perangsangan. Sedang beberapa wanita lainnya memerlukan jeda sebentar, antara orgasme yang satu ke orgasme berikutnya, meski terus dirangsang. Sebagian wanita lainnya bahkan dapat beberapa kali orgasme nonstop - tanpa jeda.

nah yg akan kita diskusikan kali ini adalah bagaimana cara pria membuat seorang wanita orgasme atau mencapai klimaks


Friday, May 27, 2011

Masalah Gangguan Seksual Serius Pada Perempuan


img
Siklus menstruasi yang tidak teratur atau keputihan sesekali kadang dianggap hal yang biasa oleh perempuan. Tapi kenali 6 gejala adanya gangguan kesehatan seksual yang tidak boleh diabaikan perempuan.

"Meskipun beberapa hal adalah proses yang normal, seperti rasa sakit yang muncul saat ovulasi. Tapi gejala seperti nyeri panggul, gatal atau gejala lain bisa menjadi suatu hal yang serius," ujar Holly Puritz, MD, FACOG, seorang dokter kandungan dari The Group for Women di Norfolk, seperti dikutip dari WebMD, Kamis (26/5/2011).

Beberapa gejala ginekologi yang muncul kadang membingungkan seseorang. Berikut ini gejala yang menunjukkan masalah kesehatan seksual serius dan perlu mendapatkan bantuan yaitu:

1. Nyeri panggul
Jika nyeri panggul tetap muncul dan menimbulkan rasa tidak nyaman meskipun masa subur sudah pergi, maka kondisi ini patut dicurigai. Biasanya dokter akan mencurigai kondisi uterine fibroids jinak dan endometriosis, serta penyakit radang panggul yang biasanya disertai dengan keputihan dan demam.

Dalam beberapa kasus, nyeri panggul yang kuat dan tiba-tiba harus segera diatasi, kemungkinan bisa disebabkan oleh adanya kista yang pecah atau pendarahan ovarium yang memicu rasa sakit.

2. Perdarahan tidak teratur
Umumnya penggunaan pil KB bisa menyebabkan bercak darah, tapi tidak serius. Namun jika perdarahan atau bercak yang muncul tidak teratur dan berlangsung lebih dari 1-2 bulan maka cobalah diperiksa. Perdarahan tidak teratur lainnya juga termasuk haid lebih dari 2 minggu, haid 2 kali dalam sebulan dan perdarahan setelah bercinta.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh multifaktorial, diantaranya uterine fibroid, polip, infeksi leher rahim dan juga gangguan pada hormon tiroid. Jika perdarahan terjadi setelah menopause, sebelum puber atau saat hamil maka harus segera diperiksakan.

3. Cairan vagina yang tidak normal
Keputihan adalah hal yang normal, tapi jika disertai dengan bau menyengat, cairan yang banyak, gatal, rasa seperti terbakar, iritasi, warna yang tidak biasa dan bahkan disertai darah maka tak bisa disepelekan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi jamur, bacterial vaginosis atau trichomonas danpenyakit menular seksual.

4. Gatal
Gatal di daerah vagina kadang dianggap hal yang sepele. Tapi jika gatal tersebut sudah sangat mengganggu, terjadi perubahan kulit, muncul bintik-bintik putih pada vulva maka harus segera diperiksakan. Kondisi ini bisa disebut dengan lichen sclerosus yang memerlukan pengobatan medis.

5. Vagina kering
Kondisi ini biasanya terjadi pada ibu menyusui atau perempuan menopause yang bisa memicu rasa sakit saat berhubungan seks. Selain itu vagina yang kering bisa menyebabkan bercak darah dan juga menjadi lebih rentan terkena infeksi.

6. Adanya luka atau benjolan
Luka di daerah kelamin bisa menjadi suatu yang serius seperti herpes atau kanker. Gejala kanker vulva termasuk benjolan yang tidak biasa seperti kutil dan merah, luka datar yang tak kunjung sembuh dan kadang lukanya bersisik atau berubah warna.

http://health.detik.com

Wednesday, May 25, 2011

Apakah Disfungsi Seksual wanita?

Apakah Disfungsi Seksual wanita?



Disfungsi seksual wanita adalah gangguan fungsi seksual pada wanita yang tebagi atas :

Gangguan hasrat seksual (sexual desire disorder), yang meliputi gangguan hasrat seksual hipo aktif, gangguan ketidakinginan terhadap seks (sexual aversion disorder) dan gangguan seksual hiperaktif

Gangguan rangsangan seksual (sexual arousal disorder), dapat disebabkan kurangnya minat, respon dan kepuasan dari hubungan seksual. Gangguan ini merupakan kombinasi atas hambatan psikologis terhadap rangsangan dan kesenangan seksual dengan aktifitas mental dan fisik yang spesifik. Keadaan ini disebut juga female sexual arousal disorder (FSAD)

Gangguan orgasmus (orgasmic disorder), jika wanita belum pernah mengalami orgasme (disfungsi orgasme primer) dan bila ia pernah mengalami orgasme sebelumnya, tetapi kemudian kehilangan kapasitas untuk bereaksi pada saat sekarang (disfungsi orgasmus sekunder)

Gangguan nyeri seksual (sexual pain disorder) meliputi dispareunia, vaginismus. Dispareunia adalah nyeri pada saat hubungan seksual, rasa nyeri dapat terjadi di introitus (pintu vagina), saluran vagina atau jauh di dalam rongga panggul. Vaginismus adalah suatu spasmeinvolunter (kekejangan yang tidak terkontrol) pada otot introitus dan vagina yang membuat penetrasi penis nyeri atau tidak mungkin.

Sumber Gambar : Tomlinson J., 1999
Sumber Teks : Windu Baktiyani SC., 2009

Tuesday, May 24, 2011

SERBA SERBI PERTANYAAN TENTANG CAIRAN SPERMA PRIA (SEMEN)

Pertanyaan 1 :
Bagaimana komposisi cairan Sperma atau Semen?
Jawaban 1 :
Tampak sebagian besar terdiri dari cairan plasma seminalis, sebagian kecil adalah sperm (sel spermatozoa) dan mucus (lendir)


Pertanyaan 2 :
Bagaimana komposisi zat-zat nutrien pada cairan sperma ?
Jawaban 2 :
Sebagian besar terdiri dari protein (150 mg).

Pertanyaan 3 :
Bagaimana cita rasa cairan sperma ?
Jawaban 3 :
Akan terasa pahit dan masam bila individu banyak makan daging merah, produk hewani, bawang, garlic dan kopi. Akan terasa manis bila individu banyak memakan buah-buahan yang mengandung gula alami seperti jeruk, pisang dan apel.


Pertanyaan 4 :
Berapa jumlah cairan sperma setiap ejakulasi?

Jawaban 4 :
Setiap ejakulasi dikeluarkan sekitar 1 sendok teh cairan sperma, yang mengandung 200-500 Juta sel jantan (spermatozoa).


Pertanyaan 5 :
Bagaimana jumlah spermatozoa yang dikeluarkan oleh manusia dibandingkan dengan hewan?
Jawaban 5 :
Tampak babi mengeluarkan jumlah spermatozoa paling banyak di ikuti oleh sapi dan paling sedikit adalah tikus.


Pertanyaan 6 :
Bagaimana kecepatan (velositas) cairan sperma pada saat ejakulasi ?
Jawaban 6 :
Tampak kecepatan sperma melesat pada saat ejakulasi pria adalah 31 mile per hour (31 Mil per Jam) artinya lebih cepat daripada lompatan seekor jaguar.


Pertanyaan 7 :
Berapa lama spermatoza dapat bertahan hidup dalam tubuh wanita? Berapa tingkat keasaman (pH) cairan sperma?

Jawaban 7 :
Spermatozoa dapat bertahan hidup selama 5 hari dalam tubuh wanita
Tingkat keasaman (pH) : 7.2 – 8 (artinya tergolong basis bukan acid)


Sumber : Bullock N, Doble A, Turner W, dan Cuckow, P., Edinburgh. : ELSEVIER, 2008
http://andriwanananda.blogdetik.com

Monday, May 23, 2011

MENGAPA WANITA BISA MENJADI HYPERSEX, INILAH PENYEBABNYA


Seks merupakan hiburan yang menyenangkan dan memberikan kenikmatan. Namun ketidakmampuan pasutri untuk mengimbangi permainan pasangannya kerap menimbulkan perasaan tak nyaman yang bila dibiarkan terus berlanjut akan berkembang menjadi konflik.

Sejatinya masalah seksual harus segera ditanggulangi. Mungkin kita sering mendengar mengenai tingginya hasrat seksual seorang suami, namun bagaimana jika hal itu dialami oleh seorang istri?

beberapa kemungkinan, mengapa seorang istri amat membara hasrat seksualnya, padahal suaminya cukup puas dengan frekuensi dan proses seksual yang dialaminya.

1. Permintaan istri yang menggebu, bisa karena dia tidak mencapai orgasme atau misorgasm. Ternyata keadaan ini justru sering dialami istri dan malahan menempati urutan pertama dari keluhan istri, sehingga 60%-90% dari pasturi.

Wajar jika istri selalu menuntut "jatahnya" yang jarang dilunasi oleh sang suami, sehingga sang suami kedodoran untuk memenuhinya. Terkadang dialami oleh beberapa istri yang dituduh oleh suaminya mengalami hiperseks, sehingga dianjurkan untuk beronsultasi kepada ahlinya, bukan suami yang berusaha untuk mengevaluasi diri.

Padahal mungkin saja sang suami menderita ejakulasi dini atau kurang ahli dalam hal rangsangan. Ketidakcakapan perilaku seksual menyebabkan suami dengan sengaja mempercepat hubungan intim. Akibatnya tejadi missorgasm atau nyeri bagi wanita saat melakukan hubungan intim, karena Miss V belum dalam keadaan siap dieksplorasi oleh Mr P.

2. Sebuah laporan menyebutan bahwa puncak frekuensi hubungan intim pasutri tertinggi pada suami ialah sekitar umur 30-35 tahun, dan pada istri sekitar 40 tahun. Tetapi, kenyataan di masyarakat tidak demikian. Kerap kali gairah seksual lenyap sebelum waktunya akibat kekecewaan yang dialami. Namun, kemungkinan kecil lain menyatakan wanita mempunyai gairah yang berlebihan. Hal ini disebabkan beberapa faktor, yaitu kepekaan terhadap hormon atau stimulan lainnya, atau adanya kelainan di otak yang merupakan organ seks terbesar.

3.Ada kelompok wanita yang selalu mampu menikmati hubungan intim, dan senantiasa mencapai orgasme bahkan hingga beberapa kali atau multiple orgasm. Bisa juga dikarenakan suami yang dapat mengimbangi dengan memperpanjang permainan sebelum orgasme, tapi masih dapat mengendalikan diri. Menurut para ahli, pemeriksaan diri secara teratur ke dokter atau psikiater merupakan jalan terbaik memecahan permasalahan ini. Setelah dilakukan analisa dan wawancara maka tahap awal dapat diketahui gejala kejiwaan atau fisik. Apabila sang istri mengalami hiperseks, tindakan yang harus diambil salah satunya melalui pengobatan intensif oleh ahli jiwa atau psikiatris, karena salah satu gangguan seks yang dialami oleh wanita lebih bersiifat kejiwaan.

Langkah selanjumya dilakukan tes laboratorium. Dari hasil tes terebut maka penanganan selanjutnya oleh psikiater melalui penambahan beberapa obat untuk meredakan hiperseksual pasangan. Janganlah membeli obat di luar resep dokter. Obat yang biasa dijual di pasaran seperti viagra belum tentu adalah obat kuat yang dianjurkan oleh psikiater karena banyak obat serupa mengandung khasiat yang dipertanyakan. Sebagai informasi, 90% dari obat-obatan semacam viagra dan sejenisnya belum terbukti berkasiat secara medis bagi ativitas seksual Anda. Pengobatan intensif selain dengan obat-obatan dapat dilakukan dengan psikoterapi. Penanganan dimulai dari ejukasi maupun rejukasi yang dilihat dari hasil wawancara yang sebeluwya telah dilakukan. Dari hasil tes itulah baru akan terlihat kondisi yang sebenarnya dan bagaimana cara untuk mengatasinya.

Sunday, May 22, 2011

Sekilas Tentang Kamasutra Jawa

pict-of-kama-sutra-jawa

Kama Sutra Jawa adalah BAB ke XII dari Serat Centhini yang membahas tentang asmara. Serat Centhini adalah Ensiklopedi Jawa Kuno yang ditulis atas prakarsa Sunan Paku Buwana V dari Kraton Surakarta pada pertengahan abad ke 18, yang terdiri atas 28 BAB yang mengupas berbagai aspek kehidupan manusia. BAB ke 12 tentang asmara membagi ajaran bercinta menjadi 5 (lima) titik perhatian :

a. Asmara Nala

Disebut juga sengseming nala. Maknanya, kedua insan yang bercinta hendaknya dilandasi oleh cinta yang muncul dari lubuk hati masing-masing. Seks bukan sekedar untuk menyalurkan hasrat birahi belaka, namun merupakan perpaduan dua hati yang saling mencinta dan mendamba.

b. Asmara Tura

Disebut juga sengseming pandulu. Maksudnya, kedua insan yang bercinta hendaknya dilandasi oleh rasa saling tertarik kepada kecantikan dan ketampanan kedua belah pihak.

c. Asmara Turida

Disebut juga Sengseming pamirengan. Maknanya, kedua insan yang bercinta akan semakin larut dalam asyik masyuk dengan senda gurau mesra yang membuat rangsangan pada gendang telinga. Sepasang suami istri yang sedang bercinta akan lebih nikmat jika si istri mengimbangi suami dengan desah-desah yang terkendali.

d. Asmara Dana

Disebut juga sengseming pocapan. Syair, puisi dan kata-kata mutiara sering kali dilantunkan oleh sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta.

e. Asmara Tantra

Disebut juga sengseming pangarasan. Ciuman merupakan mantik birahi yang paling dahsyat. Kedua insan yang sedang among tresna(saling jatuh cinta) tidak akan melupakan ciuman, entah itu pada dahi, pipi, mata, bibir, atau bagian tubuh yang lain. Oleh karena itu pasangan suami istri hendaknya mempelajari teknik-teknik berciuman. Masing-masing jenis ciuman membawa kenikmatan dan psikologis yang berbeda.

f. Asmaragama

Disebut juga sengseming salulut. Puncak dari karonsih adalahsalulut yakni masuknya alat kelamin laki-laki ke dalam alat kelamin perempuan. Alat kelamin laki-laki sebelum masuk ke dalam liang vagina harus dipastikan 4 (empat) hal, yakni besar, panjang, keras dan hangatnya. Sedang alat kelamin perempuan yang mampu memberikan kenikmatan laki-laki adalah yang hangat, empuk dan menyerah.

Sumber : Purwadi, 2004
Catatan :
Karya Sastra Jawa “Serat Centhini” telah diterbitkan dalam bahasa Inggris atas prakarsa ibu Kestity Pringgoharjono dengan judul “The Centhini Story : The Javanese Journey of Life”, Soewito Santoso. Marshall Cavendish (Times Edition), Singapore 2006. ( Kompas, 28 November 2010)

Thursday, May 19, 2011

Taukah Anda Seberapa dalamkah Ukuran Vagina Wanita

Sangat menyenangkan bagi pria ketika datang waktunya penetrasi. Namun, tahukah Anda bahwa penetrasi bukanlah instrumen kenikmatan utama bagi wanita.

“Hanya sekitar sepertiga wanita yang bisa orgasme dari hubungan seksual itu sendiri,” kata Paul Jenner lewat bukunya “Great Sex: Rahasia Seks Terdahsyat”.

Lantas, apa yang harus dilakukan pada Miss V yang sensitif?

“Kenyataannya, hanya sepertiga bagian luar Miss V saja-kurang lebih 2,5 cm-yang sangat sensitif daripada semua bagiannya. Sebagian karena adanya lebih banyak syaraf akhir dan sebagian karena jalan masuknya dikelilingi oleh sistem klitoral. Buktinya adalah sangat sedikitnya perempuan yang masturbasi dengan memasukan sesuatu ke dalam Miss V mereka,” jelas Jenner.

Jenner juga membeberkan fakta bahwa ukuran Miss V secara mengejutkan ternyata kecil. Miss V berukuran diameter hanya 2 cm (0,8 inci) dan kira-kira panjangnya 7,5 cm (3 inci) pada wanita yang belum memiliki anak. Miss V membesar selama perangsangan seksual, menggembung sekira 6 cm (2,3 inci) pada ujung diameter serviks dan memanjang sekitar 10 cm (4 inci).

“Miss V melebar untuk menyesuaikan Mr P, apapun ukurannya. Selama orgasme, sepertiga bagian luar Miss V berkontraksi dengan interval 0,8 detik. Sebagian besar wanita mengalami tiga sampai lima kontraksi, tetapi kontraksi itu bisa juga sebanyak 10-15 kontraksi,” tutupnya.

Wanita Alami Dua Jenis Orgasme


Penelitian terbaru para ahli menunjukkan, setiap wanita ternyata memiliki dua mekanisme atau pola berbeda dalam mencapai kepuasan seksual. Para ilmuwan di Rutgers University, New Jersey AS, berhasil memetakan pola orgasme kaum Hawa menggunakan alat pemindai untuk mengetahui daerah otak yang aktif saat mengalami rangsangan seksual.
Hasilnya menunjukkan, ada mekanisme berbeda saat wanita mengalami klimaks. Salah satu pola muncul saat mereka berfantasi atau melakukan seks sendiri tanpa pasangan.  Sedangkan pola lainnya tercipta ketika mereka sedang bercinta dengan pasangannya.
Seperti dilansir Daily Mail, tim peneliti yang dipimpin Barry Komisaruk melakukan pemindaian menggunakan scan MRI pada sejumlah relawan perempuan dan meneliti apa yang terjadi pada otak wanita saat mencapai klimaks.
Hasil penelitian itu mengungkap adanya ledakan aktivitas pada 30 wilayah otak wanita. Di antara bagian yang mengalami stimulasi adalah daerah prefrontal cortex, bagian otak yang mengendalikan fungsi kendali yang rumit seperti imajinasi, keinginan dan pembuatan keputusan.
Implikasi lainnya adalah otak wanita ternyata juga memiliki pola akitivitas saraf  yang berbeda saat mengalami kepuasan seksual, utamanya ketika mereka dalam keadaan sendiri atau saat bersama pasangan.
Menurut peneliti, hal itu mengindikasikan bahwa wanita yang mencapai orgasme sendirian mengalami hal yang berbeda dengan ketika ia menikmati kepuasan puncak bersama pasangan atau kekasihnya.
"Informasi ini dapat membantu menemukan suatu terapi bagi wanita yang sulit mencapai orgasme atau bahkan tak dapat orgasme sama sekali. Penelitian ini membantu cara menikmati seks yang lebih baik," ungkap Kayt Sukel, seorang relawan yang terlibat dalam riset.
Sementara Mr Komisaruk mengatakan :  "Orgasme adalah suatu kasus istimewa dari kondisi sadar. Jika kita dapat menemukan cara lain dalam memicu timbulnya orgasme, kita mungkin dapa memahami lebih baik bagaimana kita dapat menggunakan  proses top-down untuk mengendalikan apa yang kita rasakan secara fisik".
Hasil penelitian Komisaruk berbeda dengan studi lainnya yang dilakukan ilmuwan  dari Universitas Groningen, Belanda.  Riset serupa yang dipimpin Janniko Georgiadis menunjukkan, daerah prefrontal cortex dalam kondisi tidak aktif  saat seorang perempuan mencapai klimaks.  Tetapi penelitian di Belanda ini hanya fokus pada perempuan yang berhubungan intim dengan pasangannya.
"Ketika Anda bertanya pada seseorang bagaimana rasanya orgasme, mereka menggambarkannya sebagai perasaan hilangnya kendali. Saya kira, orgasme tidak menghilangkan kesadaran, tetapi mengubahnya. Sangat mungkin ada perbedaan antara seseorang yang mencoba melakukan rangsangan seksual secara mental dengan mereka yang mendapat rangsangan dari pasangan," kata Mr Georgiadis.
Para ahli rencananya akan melakukan penelitian yang sama pada kaum pria. Akan tetapi, penelitian ini bakal menemui sejumlah kendala teknis, mengingat sejumlah fakta bahwa sebagian besar lelaki tidak banyak menggunakan otaknya saat beraktivitas seksual, dan durasi orgasme mereka pun lebih singkat.

Monday, May 16, 2011

Benarkah Vagina Kering Lebih Disukai Pria?



Dalam kehidupan seks, sebagian orang acapkali terjebak pada beberapa mitos yang setidaknya secara kelimuan belum bisa diakui kebenarannya.

Namun mitos ini sebagian besar bersemayam di benak masyarakat, dan terkadang memengaruhi pola hidup seks, terutama bagi kalangan pasutri.

Salah satunya mitos tentang vagina kering yang menjadi dambaan kaun pria. Sebab, dengan vagina kering, keharmonisan kehidupan seks pasutri menjadi salah satu faktor untuk menuju kehidupan seks yang memuaskan kedua belah pihak. Benarkah?

Mitos seperti ini justru menjerumuskan, karena kondisi vagina yang sangat lembab dengan keasaman tertentu sangat dibutuhkan untuk kenyamanan seseorang pada saat beraktivitas fisik, termasuk aktivitas seksual. 

Bisa dibayangkan jika vagina dalam keadaan kering, tentu hubungan seks menjadi sangat tidak menyenangkan dan pasti menyakitkan. 

Maka, tak salah bila dalam hubungan seks wanita membutuhkan pemanasan yang cukup, ditunjang mood yang baik, lubrikasi atau keluarnya cairan pelumas sangat membantu kenyamanan dalam hubungan seks. Coba bayangkan jika hubungan seks dilakukan dalam keadaan vagina kering dan tidak mengeluarkan pelumas.

237 Alasan Orang Untuk Bercinta


Kenapa orang melakukan seks? Sebuah penelitian menghitung berbagai cara dan menghasilkan 237 alasan, mulai dari hal yang indah hingga ke masalah skandal. Beberapa motivasi datang dari hati. Yang lainnya datang dari tempat lain pada anatomi. 
Alasan utama melakukan seks adalah, “Saya tertarik dengan orang tersebut.” Demikian menurut penelitian yang dimuat pada Archives of Sexual Behavior edisi Agustus, seperti dikutip WebMD. Nama peneliti Cindy Meston, Ph.D, dan David Buss, Ph.D, dari Departemen Psikologi, University of Texas, Austin.

Pertama-tama, mereka bertanya kepada 203 pria dan 241 wanita berusia 17-52 tahun di Austin, Texas, untuk membuat daftar atas setiap alasan mereka melakukan seks. Para pria dan wanita itu tengah mengambil kelas psikologi atau sedang ikut serta dalam penelitian lain di Laboratorium Psikofisiologi Seksual, University of Texas.

Secara keseluruhan, partisipan menulis 715 alasan melakukan hubungan seksual. Para peneliti menghilangkan alasan yang diulang, menyaring hingga tersisa 237 alasan. Selanjutnya, Meston dan Buss mempresentasikan daftar tersebut kepada 1.549 mahasiswa psikologi dan meminta mereka untuk memberi peringkat seberapa sering atau pernah melakukan seks untuk setiap dari 237 alasan itu.

Para peneliti mengidentifikasi sembilan tema besar yang merupakan karakteristik alasan puncak untuk melakukan seks.
- Murni tertarik pada orang lain secara umum
- Ingin mengalami kenikmatan fisik
- Mengekspresikan cinta
- Timbul hawa nafsu pada orang lain
- Untuk meningkatkan kedalaman hubungan
- Keingintahuan atau mencari pengalaman baru
- Menandakan kejadian spesial untuk dirayakan
- Hanya peluang belaka
- Keadaan yang tidak bisa dikontrol

Penelitian juga menekankan lima pokok alasan yang frekuensinya sedikit disebutkan oleh mahasiswa. Pokok-pokok tersebut termasuk ingin menyakiti orang lain (pasangannya, musuh, atau orang asing), mendapat sumber daya (seperti pekerjaan, uang, obat-obatan, hadiah), memperkuat status sosial, menggunakan seks sebagai sesuatu yang kelihatannya tidak terkait (seperti meredakan sakit kepala), atau melakukan seks karena tugas atau tekanan.

sumber: kompas.com

Sunday, May 15, 2011

Fakta Di Balik Masturbasi


Untuk urusan masturbasi, tentunya Anda tak membutuhkan pendapat pakar mengenai nikmatnya praktik yang satu ini. Jika masih dalam batas kewajaran, masturbasi bisa bermanfaat sebagai obat insomnia dan stres yang ampuh dan natural.
Tapi, benarkah masturbasi sepenuhnya aman dan normal? Apakah masturbasi bisa memicu disfungsi seksual?

Anda berhak tahu mengenai fakta masturbasi yang banyak dibicarakan ahli. Berikut paparannya yang diungkapkan melalui situs askmen.com

1. Tak Ada Istilah ‘Abnormal’
Sebagian pria beranggapan bahwa masturbasi adalah satu hal yang abnormal. Namun para ahli masih kesulitan menentukan batasan normal dan abnormal jika dikaitkan dengan proses masturbasi, variasi, teknik dan frekuensi.

Martha Cornog penulis The Big Book of Masturbation menyatakan bahwa setiap pria memiliki cara tersendiri untuk bermasturbasi, entah menggunakan tangan, atau dengan seks sekalipun.

2. Tidak Sepenuhnya Aman
Meski masturbasi minim risiko penularan penyakit seksual jika dibandingkan dengan aktivitas seksual bersama pasangan, tapi masturbasi tidak sepenuhnya aman. Ada beberapa risiko yang mungkin disebabkan masturbasi:

* Aktivitas masturbasi dengan frekuensi tinggi bisa menyebabkan iritasi kulit pada Mr Dick.
* Masturbasi yang dilakukan dengan tergesa-gesa dan tidak berhati-hati bisa menyebabkan penile fracture (terjadi jika ereksi Mr Dick terbentur dengan benda keras)
* Gesekan dengan benda-benda keras berisiko menyebabkan trauma pada uretra.


3. Memperbaiki Kehidupan Seksual atau Justru Menghancurkannya?
Untuk alasan tertentu masturbasi membawa dampak positif bagi kehidupan seksual bersama pasangan. Dengan bermasturbasi seorang pria dapat mempelajari dan mengeksplorasi G-Spot dan berlatih mengontrol kemampuan ejakulasi.

Bahkan masturbasi bisa menjadi solusi sementara, ketika hubungan seksual bersama pasangan tidak mungkin dilakukan karena sakit, proses kelahiran atau bahkan ketika pasangan sedang tidak menginginkan hubungan seksual.
Tetapi dampak negatif yang mungkin ditimbulkan adalah hilangnya ketertarikan untuk melakukan hubungan seksual bersama pasangan. Meskipun demikian, Anda tak perlu khawatir, para ahli menegaskan jika hubungan Anda bersama pasangan baik-baik saja maka masturbasi tidak akan mengganggu kehidupan seksual Anda.

4. Masturbasi dengan Cara Tertentu Memicu Disfungsi Seksual
Para ahli memberi peringatan bagi pria yang terbiasa melakukan masturbasi dengan frekuensi gesekan yang sangat cepat, dan tidak mungkin jika dilakukan bersama pasangan, karena hal itu dapat memicu permasalahan ejakulasi.
Pria dengan pola masturbasi seperti itu dapat mengalami kesulitan ejakulasi jika melakukan aktivitas bersama pasangan, karenanya cobalah untuk melakukan masturbasi sewajarnya.
Capailah orgasme dan ejakulasi dengan cara-cara yang memungkinkan bisa dilakukan dengan hubungan seksual bersama pasangan (stimulasi organ seksual, oral, maupun tangan pasangan).


5. Tidak Terbukti Meningkatkan Risiko Kanker Prostat.
Hubungan antara masturbasi dan kanker prostat memang belum jelas. Sebuah studi di Australia pada 2003 (BJU International) mengemukakan bahwa ejakulasi pada usia muda akan mengurangi risiko kanker prostat. Namun hasil studi yang dipublikasikan The Journal Of The American Medical Association pada 2004 menyatakan bahwa frekuensi ejakulasi (termasuk hubungan seksual maupun masturbasi) tidak ada hubungannya dengan risiko kanker prostat.

Tapi berdasarkan hasil studi yang dipublikasikan BJU International pada Januari 2009 menyatakan bahwa frekuensi masturbasi pada pria muda (20–30 tahun) dapat meningkatkan risiko kanker prostat, namun sebaliknya bagi pria berumur 50 tahun ke atas.
Sementara hubungan seksual bersama pasangan, tidak akan menimbulkan efek pada risiko kanker. Teorinya bahwa pada pria berusia 50 tahun ke atas, masturbasi bermanfaat untuk membantu mengeluarkan cairan prostat yang kemungkinan besar mengandung sel kanker.

Saturday, May 14, 2011

Ternyata, 80 Persen Melakukan Desahan Hanya untuk Pura-pura Orgasme


img
Bukan rahasia jika beberapa wanita sering pura-pura orgasme saat berhubungan seks. Bahkan desahan erotis tidak selalu menandakan klimaks pada wanita, melainkan justru dilakukan hanya untuk lebih memuaskan pasangannya.


Hal ini terungkap dalam penelitian yang dilakukan Dr Gayle Brewer dari University of Central Lancashire dan Dr Colin A Hendrie dari University of Leeds. Tak kurang dari 71 wanita heteroseksual berusia 18-48 tahun dilibatkan dalam penelitian tersebut.



Dikutip dari MSNBC, kedua peneliti mengungkap 80 persen wanita di Inggris memalsukan orgasme sebanyak 50 persen dari frekuensi berhubungan seks. Bahkan 25 persen di antaranya mengaku melakukannya sebanyak 9 kali dalam setiap 10 kali berhubungan seks.



Sebagian besar memalsukan orgasme dengan cara mengerang, mendesah atau mengeluarkan suara-suara erotis lainnya. Menariknya para wanita cenderung malah lebih tenang ketika benar-benar merasakan kenikmatan, terutama saat foreplay dan mendapatkan layanan seks oral dari pasangannya.



Suara-suara berisik namun seksi itu justru muncul ketika para wanita mulai merasa bosan atau tidak nyaman dengan hubungan seks yang dilakukan. Agar persetubuhan itu segera selesai, desahan-desahan itu ternyata memang ampuh merangsang para pria sehingga lebih cepat mencapai orgasme.



Bagi pria yang menganggap pasangannya telah mencapai orgasme, desahan-desahan palsu semacam itu juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Umumnya pria merasa bangga jika berhasil memuaskan pasangannya, dan cenderung minder atau rendah diri jika terlalu cepat mengalami ejakulasi.



Namun maksud baik para wanita tersebut juga bisa merugikan, terutama jika pasangannya tergolong pria yang sangat bertanggung jawab. Desahan itu justru membuat pria merasa pasangannya sedang sangat menikmati, sehingga tidak segera berhenti meski sebenarnya pihak wanita mulai bosan atau bahkan kesakitan.

Monday, May 9, 2011

Keunikan Orgasme Wanita yang Tidak Ada Pada Pria


img
Tidak seperti pada laki-laki, orgasme pada perempuan terjadi melalui proses tertentu yang melibatkan hampir seluruh bagian otak. Namun di balik prosesnya yang rumit, tersimpan berbagai fakta unik yang menarik untuk diketahui.

Dikutip dari The Sun, berikut ini adalah berbagai fakta menarik seputar orgasme pada perempuan:

1. Beberapa ilmuwan meyakini orgasme saat berhubungan seks bisa memperbesar peluang seorang perempuan untuk bisa hamil. Dasar ilmiah dari dugaan ini adalah peningkatan hormon oksitosin saat orgasme yang dapat merangsang kontraksi indung telur, sehingga sperma terdesak untuk masuk dan membuahi sel telur.

2. Untuk mencapai orgasme, perempuan rata-rata membutuhkan stimulasi di daerah G-spot selama 20 menit. Stimulasi pada klitoris juga membutuhkan waktu yang kurang lebih sama untuk mencapai orgasme.

3. Diperkirakan 24 hingga 37 persen perempuan tidak pernah merasakan klimaks atau orgasme seumur hidupnya.

4. Tidak semua perempuan bisa mencapai orgasme lewat rangsangan di daerah G-spot. Berdasarkan penelitian di Italia pada tahun 2008, sebagian perempuan memang tidak memiliki daerah khusus di bagian kelamin yang paling peka terhadap rangsang seksual sehingga hanya mengandalkan rangsangan pada klitoris untuk bisa orgasme.

5. Terapi perilaku kognitif (cognitive behavioural therapy), terapi testosteron serta herbal seperti gingseng dan ginko biloga terbukti efektif meningkatkan kemampuan untuk mencapai orgasme pada perempuan.

6. Orgasme terbukti baik untuk kesehatan, antara lain mengurangi sensitivitas terhadap rasa nyeri, mencegah kram saat menstruasi dan meredakan stres. Diduga, manfaat tersebut merupakan efek dari peningkatan hormon dopamin dan oksitosin.

7. Sejak zaman Yunani kuno hingga era Sigmun Freud, banyak dokter memanfaatkan orgasme untuk menyembuhkan gangguan mental pada perempuan yang disebut histeria. Dengan tujuan yang sama, vibrator diciptakan sebagai alat bantu di era 1800-an akhir.

8. Seseorang sering tidak bisa berpikir jernih saat sedang bergairah secara seksual. Hasil pemindaian otak memastikan hal itu, sebab orgasme terutama pada perempuan melibatkan hampir seluruh bagian otak dan membuat bagian-bagian tertentu tidak aktif untuk sementara waktu.

9. Hubungan seks saat menstruasi sangat tidak dianjurkan karena ada pembuluh darah yang terbuka sehingga tidak higienis. Namun cukup masuk akal jika ada anggapan bahwa orgasme pada saat itu lebih mudah tercapai, sebab aliran darah di daerah genital sedang mengalami peningkatan.

10. Selebriti Hollywood yang menjadi simbol seks era 1960-an, Marilyn Monroe mengaku tidak pernah mencapai orgasme saat berhubungan dengan tokoh-tokoh terkenal. Beberapa orang yang diakuinya gagal membuatnya orgasme antara lain manta presiden AS John F Kennedy, musisi Frank Sinatra dan atlet baseball Joe DiMaggio.

11. Salah satu keunikan orgasme pada perempuan dibanding pada laki-laki adalah bisa terjadi berulang kali secara beruntun sehingga disebut multiorgasme. Rekor multiorgasme dicetak oleh salah satu pasien dokter William Hartman dan dokter Marilyn Fithian pada tahun 1970-an, yakni 134 kali dalam 1 jam atau sekitar 2 kali/menit.

12. Tahun 1967, Desmond Morris dalam bukunya 'The Naked Ape' mengatakan orgasme yang dialami perempuan adalah bagian dari proses evolusi. Fungsi orgasme bukan hanya memberi kenikmatan, melainkan juga menghadirkan rasa lelah untuk mempertahankan posisi horizontal sehingga sperma tidak tumpah. Dengan cara ini manusia bisa lolos dalam seleksi alam, karena punya kemampuan untuk melakukan reproduksi dengan lebih efektif.

Sunday, May 8, 2011

NGESeks, Satu-satunya Aktivitas Manusia dengan Konsentrasi 100%


img
Manusia sangat susah berkonsentrasi penuh hingga angka 100 persen karena memang menjaga pikiran tetap fokus adalah hal tersulit untuk dilakukan. Satu-satunya yang bisa bikin manusia konsentrasi 100 persen adalah seks. 

Hasil penelitian ini diungkap oleh peneliti diHarvard University yang meneliti 2.250 relawan berusia 18-88 tahun dari berbagai penjuru dunia. Hampir semua relawan mengaku bisa konsentrasi penuh (100%) saat melakukan hubungan seks. Hanya 10 persen saja yang memikirkan hal lain ketika bersetubuh dengan pasangannya. 

"Otak manusia adalah otak yang sulit diajak konsentrasi dan otak yang tidak bisa konsentrasi adalah otak yang tidak bahagia sama sekali," tulis para peneliti dalam kesimpulanya seperti dilansir Telegraph

Selain seks yang menempati urutan pertama konsentrasi manusia, aktivitas lain yang menunut konsentrasi adalah ketika berinteraksi dengan orang lain seperti olahraga atau berbincang dengan teman atau rekan kerja. Sedangkan kegiatan di luar itu konsentrasi manusia hanya hanya 46,9 persen. 

Kenapa seks bikin konsentrasi penuh? 

Seks merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan bagi sebagian besar manusia. Sesuai kodratnya, manusia lebih mampu memfokuskan pikiran ketika melakukan hal-hal yang disukai atau yang membuatnya gembira. 

Hanya saja tidak setiap saat manusia bisa memilih aktivitas apa yang harus dilakukannya. Agar selalu bisa menjaga konsentrasi, seseorang harus membiasakan diri untuk menyenangi aktivitas apapun yang dikerjakannya. 

Untungnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan konsentrasi. Seperti dikutip dariBuzzle,, beberapa cara itu di antaranya sebagai berikut:
  1. Tidur dan istirahat yang cukup
  2. Diet yang sehat, perbanyak ikan dan sayuran hijau
  3. Lakukan permainan yang meningkatkan konsentrasi seperti catur dan puzle sudoku
  4. Lakukan olahraga agar badan selalu bugar
  5. Bekerjalah di tempat yang tenang agar tidak banyak gangguan
  6. Lakukan meditasi
  7. Cobalah minuman herbal yang mengandung gingseng, teh hijau atau ginko biloba.

Friday, May 6, 2011

Menebak Perempuan yang Gampang Orgasme


img
Tak sulit untuk menebak seberapa mudah perempuan bisa mengalami orgasme saat berhubungan seks, cukup dengan meraba jari tangannya. Perempuan yang memiliki ujung jari lebih sensitif mudah mengalami orgasme, sebaliknya yang jarinya kebal cenderung sulit mencapai klimaks. 

Sensitivitas ujung jari ditandai dengan respons yang cepat terhadap rangsangan sekecil apapun. Misalnya saat bagian tersebut menyentuh permukaan yang panas atau tajam, maka dalam sepersekian detik sebelum terjadi luka tangan akan langsung memberikan refleks. 

Menurut sebuah penelitian terbaru di University of West Scotland, kecepatan tangan dalam memberikan reaksi juga mencerminkan sensitivitas daerah kewanitaan. Semakin cepat ujung jari merespons setiap rangsangan, semakin sensitif organ genital seorang perempuan. 

Penelitian tersebut melibatkan 70 mahasiswi di Prancis dan Kanada, dengan usia rata-rata 18-30 tahun. Setelah diukur sensitivitas ujung jarinya, para partisipan diminta menjawab sejumlah pertanyaan seputar pengalaman orgasme sejak pertama kali merasakannya. 

Dalam sebulan terakhir, partisipan yang tercatat paling sering mencapai orgasme rupanya punya kecenderungan memiliki ujung jari yang lebih sensitif. Demikian juga sebaliknya, makin rendah tingkat sensitivitas jari maka makin sedikit orgasme yang dialami dalam sebulan terakhir. 

Namun jenis orgasme yang berhubungan dengan sensitivitas ujung jari hanya terbatas pada orgasme vaginal, yakni orgasme yang terjadi melalui intercourse (melibatkan penis). Jenis orgasme lain seperti orgasme cunnilingus (rangsangan di klitoris), orgasme anal dan masturbasi tidak terpengaruh oleh tingkat sensitivitas ujung jari. 

Keterkaitan antara kedua hal yang nyaris tidak ada hubungannya itu juga hanya ditemukan pada jenis kelamin perempuan. Hingga kini para peneliti belum bisa menjelaskan dengan pasti mengapa keterkaitan semacam itu tidak terjadi pada laki-laki. 

Untungnya sensitivitas tubuh secara umum bukanlah sesuatu yang permanen, melainkan bisa dilatih. Artinya para perempuan yang jarinya kurang sensitif masih bisa meningkatkan peluang untuk lebih sering merasakan orgasme. 

"Sensasi orgasme bukan cuma soal kualitas rangsangan dan reseptor atau penerima rangsangan, otak juga berperan. Jika seseorang bisa memusatkan perhatian pada rangsangan itu maka sensasi yang dirasakannya akan lebih nikmat," ujar salah satu peneliti, Stuart Brody seperti dikutip dari Msnbc